HeadlineMadurakuNews

Gubernur Khofifah Minta Warga Waspada pada OTG

Masyarakat diminta agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap kasus orang tanpa gejala (OTG) corona (covid-19) yang terus meningkat di Jawa Timur. Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Timur, Khififah Indar Parawansa.

“Perhatian kita harus sangat waspada pada OTG yang terus meningkat. Mereka tidak memiliki gejala, namun berpotensi menularkan,” ujar Khofifah di Surabaya, Sabtu malam.

dari data yang dirilis resmi pemerintah, angka OTG terus bertambah. Misalnya pada 1 Juni 2020, jumlah OTG sebanyak 18.647 orang, kemudian 5 Juni 2020 sebanyak 19.857 orang.

Ditambahkan, pihaknya membentuk Tim Hunter Corona yang disebar ke beberapa daerah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Sasarannya orang dalam pemantauan (ODP) dan OTG. Jika hasilnya reaktif segera dilakukan tes swab. Kalau OTG dan PDP ini sudah terkonfirmasi, solusinya bisa masuk diobservasi atau diisolasi di rumah sakit,” tuturnya seperti dikutip dari antara.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menyampaikan OTG terakhir, potensi kemungkinan positif sampai dengan 35 persen, sedangkan PDP hingga 55 persen.

Sementara itu, perkembangan tentang COVID-19 di Jawa Timur per hari Sabtu (6/6), tambahan kasus positif sebanyak 288 orang sehingga totalnya mencapai 5.835 orang.

Dari tambahan 288 orang positif terinfeksi virus corona itu, terdapat 206 orang yang belum jelas domisilinya dan masih dalam tahap verifikasi lapangan, yaitu 173 orang di antaranya berasal dari pemeriksaan “Mobile PCR BIN” di Surabaya.

Penambahan kasus kumulatif dari total penambahan per Sabtu (6/6), ditambah kasus pending yang masih dalam tahap verifikasi domisili sebanyak 33 orang.

Khusus Kota Surabaya, tambahan kasusnya sebanyak 38 orang sehingga secara keseluruhan penderita COVID-19 sebanyak 2.918 orang.

Berturut-turut jumlah pasien positif COVID-19 yang mencapai 100 orang lebih, yakni Sidoarjo sebanyak 717 orang, Gresik 205 orang, Kabupaten Kediri 185 orang, Lamongan 128 orang, Kabupaten Probolinggo 116 orang dan Kabupaten Pasuruan 100 orang.

Sementara dari 38 kabupaten/kota di Jatim, persebaran COVID-19 paling rendah atau di bawah 10 orang adalah Kabupaten Blitar dan Banyuwangi yang sama-sama sebanyak 10 orang, Kota Madiun lima orang, dan Kota Blitar tiga orang.

Berikutnya, jumlah pasien sembuh di Jatim sampai saat ini mencapai 1.409 orang setelah ada tambahan 48 orang dinyatakan telah terkonversi negatif. Sedangkan kasus meninggal dunia tambahannya 21 orang sehingga secara keseluruhan mencapai 483 orang.

Terkait warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim tercatat 7.261 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 25.476 orang. (Septin)

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close