HeadlineNews

Mensos: Bantuan Corona Dinilai Ada Faktor Politik dan Suka Tidak Suka

JAKARTA – Perbedaan data penerima bantuan dana corona (covid-19) di berbagai daerah diduga lantaran ada faktor politik, suka atau tidak suka antara dinas sosial maupun kepala daerah dan kepala desa.

Demikian diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (6/5/2020).

“Kita tahulah, kita ini kan orang politik. Distorsi (perbedaan) ini terjadi, mungkin ada faktor politiknya, faktor like and dislike antara dinas sosial dan kepala desa yang memberikan bantuan dana tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, kemensos menerima data sepenuhnya dari dinas sosial. Pihaknya juga tidak sempat melakukan kroscek lapangan terkait data yang diterimanya dari pemerintah daerah seluruh Indonesia. Sehingga tidak menutup kemungkinan, datanya bisa berbeda.

“Jadi saat kemensos terima data, tidak dicek lagi, karena tidak punya waktu. Sedangkan waktu bantuan ini hanya tiga bulan, kalau kita cek lagi datanya bisa selesai coronanya dan bantuan belum bisa disalurkan,” tandasnya.

Seperti kita ketahui, pemerintah pusat menyiapkan alokasi anggaran penanggulangan wabah corona ini sekitar Rp 401 triliun dan untuk jaring pengaman sosial berupa bantuan sekitar Rp 110 trilun. (Gibran)

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close