HeadlineMedia Pilar Merdeka GroupNews

Rupiah Kembali Melemah

Report: Maya I Editor: Basir

LIPUTANMADURA.com – Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menyampaikan dalam perdagangan Senin 3 Agustus sore ini, rupiah kembali ditutup melemah 30 poin di level Rp 14.630 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.600.

Indeks dolar Amerika Serikat yang menguat, katanya, dipengaruhi beberapa sentimen global dan domestik. “Dalam perdagangan besok, rupiah kemungkinan masih fluktuatif namun ditutup melemah 30-50 poin di kisaran Rp 14.625-Rp 14.680,” ujarnya kepada awak media.

Pelemahan rupiah itu, lanjut Ibrahim, antara lain dipengaruhi sentimen domestik, semisal transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar yang diperpanjang dua pekan kedepan. Hal ini berakibat fatal terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga yang mengalami penurunan bahkan bisa saja terjadi kontraksi.

Bahkan, ia menilai hal ini bisa membuat Indonesia masuk dalam fase resesi jika dua kuartal berturut-turut terjadi kontraksi. Ia menyarankan untuk menghindari resesi tersebut, Gubernur DKI Jakarta harus berani dalam dua minggu kedepan menjadikan masa PSBB transisi.

“Sehingga perekonomian kembali normal dan bisa menggenjot laju pertumbuhan di sisa bulan di kuartal ketiga,” ujarnya.

Selain PSBB ada pula sentimen dari pasar global. Pasar memiliki alasan untuk khawatir tentang prospek ekonomi AS yang melambat akibat pendemi virus corona yang terus meningkat mengakibatkan rilis PDB kuartal kedua mengalami kontraksi yang mengakibatkan AS memasuki fase resesi.

Defisit fiskal AS yang meningkat untuk membiayai stimulus mendorong Fitch Ratings untuk merevisi prospek peringkat triple-A Amerika Serikat menjadi negatif dari stabil.

Selain itu, pasar juga mengawasi ketegangan yang meningkat antara Amerika dan Cina di banyak bidang, termasuk perdagangan, teknologi, dan geopolitik. (TIMUR MEDIA)

Selengkapnya

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close