Bocah 11 Tahun Tenggelam di Tambak Desa Aeng Sareh

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Peristiwa tragis bocah tenggelam di tambak Sekitar pukul 11.45 wib Tim BPBD menerima Laporan bahwa, seorang bocah anak laki-laki bernama Dimas Alvian Rhamadhan (11)th, saat memancing tenggelam di tambak ikan nila Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang.”Sabtu 29 November 2025

Peristiwa bermula saat memancing di tambak ikan nila, sandal milik korban jatuh dan terhanyut terbawa arus tambak. Sepupu korban, Amir (10), mengatakan bahwa ia sempat melarang Dimas mengejar sandal tersebut. Saya bilang jangan, soalnya dalam dan bahaya. Tapi dia tetap mau ambil sandalnya,” tutur Amir kepada petugas.

Kemudian Dimas tetap mengejar sandalnya dan masuk ke area tambak untuk mengambil sandal yang hanyut. Namun nahas, ia terpeleset dan tenggelam ke dalam tambak yang memiliki kedalaman sekitar tiga meter. Melihat sepupunya menghilang di air, Amir segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar,”jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan oleh kakeknya, Safik, bersama warga setempat dalam kondisi kritis.

Warga dibantu anggota Polsek Sampang membawa korban ke RSUD dr. Mohammad Zain menggunakan mobil patroli untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan tindakan penyelamatan. Namun kondisi korban terus menurun.

Pada pukul 12.00 WIB, pihak rumah sakit menyatakan bahwa Dimas telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka menggunakan ambulans.

Sementara itu Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, membenarkan kejadian tersebut. Benar, ada laporan bocah tenggelam di tambak sekitar jam 11.45 WIB dan kami bersama tim dari SAR, BPBD, TNI, Polri, dan warga setempat langsung ke lokasi untuk mengecek dan memastikan kondisi di lapangan. Korban sudah dalam keadaan kritis saat ditemukan warga,” jelasnya.

Hozin juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi aktivitas anak-anak di area perairan.

Kami berharap orang tua lebih memperhatikan anak-anak agar kejadian seperti ini tidak terulang. Wilayah tambak itu cukup dalam dan sangat berisiko. ” Pungkasnya

 

 

 

Penulis : Redaksi

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sampang Paripurna Raperda APBD TA. 2026
Banjir Sibolga dan Tapanuli : Melihat dari Sisi Pemberitaan, Akses dan Bantuan Pemerintah Pusat
Pemerintah Kabupaten Sampang Menggelar Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa
Tasyakuran 32 Tahun Pengabdian ASP 93/94 Polres Sampang Salam Satoe Djiwa
Iptu Iwan Suhadi SH Ucapkan Selamat Pengabdian 32 Tahun Alumni Seba Polri ASP 1993/1994 
Sukses di Perantauan Mat Yasin Pulang Kampung Bangun Jalan Milyaran
Ribuan Warga Kecamatan Pangarengan Terima Bantuan BLT Kesra 2025
Bupati Sampang Apresiasi Kementerian ATR/BPN 
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 12:11 WIB

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Tambak Desa Aeng Sareh

Sabtu, 29 November 2025 - 00:42 WIB

DPRD Sampang Paripurna Raperda APBD TA. 2026

Jumat, 28 November 2025 - 13:35 WIB

Banjir Sibolga dan Tapanuli : Melihat dari Sisi Pemberitaan, Akses dan Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 28 November 2025 - 06:11 WIB

Pemerintah Kabupaten Sampang Menggelar Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa

Kamis, 27 November 2025 - 16:20 WIB

Tasyakuran 32 Tahun Pengabdian ASP 93/94 Polres Sampang Salam Satoe Djiwa

Berita Terbaru

Liputan Madura

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Tambak Desa Aeng Sareh

Sabtu, 29 Nov 2025 - 12:11 WIB

Liputan Madura

DPRD Sampang Paripurna Raperda APBD TA. 2026

Sabtu, 29 Nov 2025 - 00:42 WIB