Polemik Seragam SMAN 3 Sampang, Sekolah Klarifikasi: Tak Ada Pemaksaan dan Siap Bantu Wali Murid

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Polemik terkait kebijakan pembelian seragam di SMA Negeri (SMAN) 3 Sampang di Kabupaten Sampang akhirnya diklarifikasi langsung oleh pihak sekolah bersama Komite.

Klarifikasi ini dilakukan menyusul kekecewaan sejumlah wali murid yang mengaku anaknya dilarang membeli seragam olahraga jika sebelumnya tidak membeli seragam sekolah melalui sekolah.

“Saya selaku Komite Sekolah SMAN menyampaikan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan, meski tidak melalui jalur resmi ke sekolah maupun komite,” ujar Komite Sekolah SMAN 3 Sampang Joni Purnomo dalam pernyataannya, Sabtu, (26/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Joni Sapaan akrabnya, menegaskan bahwa komite adalah perwakilan wali murid dan harusnya menjadi jembatan komunikasi yang baik.

“Sekolah sama sekali tidak ikut campur (cawi-cawi) dalam pengadaan seragam,” imbuhnya.

Ditegaskan pula bahwa sekolah telah memberikan kebebasan kepada orang tua atau wali murid untuk membeli seragam di mana saja.

“Dalam rapat, pihak sekolah menyatakan tidak mencari keuntungan dari pengadaan seragam. Kami hanya menyediakan sesuai dengan ketentuan surat edaran dari Gubernur. Kalau ada miskomunikasi, kami siap menanggapi,” tambahnya.

Terkait siswa yang membeli seragam dari luar namun kesulitan mendapatkan seragam olahraga, pihak sekolah menyatakan akan membantu.

“Kami siap melakukan lobi-lobi ke penjual lain agar bisa membantu siswa yang sudah membeli seragam utama di luar,” jelas Komite.

Selain itu, pihak sekolah juga menjelaskan bahwa biaya seragam di SMAN 3 Sampang tersebut tidak jauh berbeda dari sekolah lain, bahkan kualitas kain diklaim lebih baik dan pembeli yang membayar kontan akan mendapat bonus satu stel seragam.

Untuk siswa dari keluarga kurang mampu, sekolah membuka opsi cicilan selama dua bulan.

“Jika memang benar-benar tidak mampu, bahkan bisa kami gratiskan setelah kami verifikasi,” ungkap Komite. Tak hanya itu, pihak sekolah juga telah menginventarisasi 12 siswa berprestasi yang akan diberi bonus satu stel seragam gratis sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian akademik mereka.

Di sisi lain, sejumlah wali murid menyambut baik penjelasan tersebut. Mereka merasa lega dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak sekolah dan komite.

‘Kami senang akhirnya ada penjelasan terbuka dari sekolah. Yang penting anak kami tetap bisa sekolah tanpa tekanan, dan kebutuhannya tetap dipenuhi,” ungkap salah satu wali murid.

Penulis : Mohdi Alvaro

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AWAS Peduli Bersama BPBD Sampang Sedekah Air ke Wilayah Kekeringan Ekstrim
Bravo Satreskrim Polres Sampang Aksi Nyata Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu Desa Apaan
Respon Cepat Aduan Warga, PLT Camat Pangarengan Survei lokasi Rumah Tidak Layak Huni Desa Apaan
Mohdi Alvaro Ucap Syukur di Karuniai Anak Pertama Baby Boy Lahir dengan Selamat
Sebagai Bentuk Rasa Syukur Panitia Kegiatan Kecamatan Pangarengan Gelar Tasyakuran dan Rapat Penutupan Semarak HUT RI Ke-81
TNI 0828/13 Pangarengan Pengamanan JJS Puncak Kegiatan HUT RI Ke-81
Puncak Peringatan HUT RI Ke-81 Forkopimcam Pangarengan Gelar Jalan Jalan Sehat
Perkuat Solidaritas Aliansi Wartawan Sampang Gelar Silaturahmi dan Ngopi Bareng (NGOBAR) Jurnalis Se-kabupaten Sampang
Berita ini 243 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 01:05 WIB

AWAS Peduli Bersama BPBD Sampang Sedekah Air ke Wilayah Kekeringan Ekstrim

Kamis, 3 September 2026 - 16:03 WIB

Bravo Satreskrim Polres Sampang Aksi Nyata Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu Desa Apaan

Kamis, 3 September 2026 - 12:05 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, PLT Camat Pangarengan Survei lokasi Rumah Tidak Layak Huni Desa Apaan

Selasa, 1 September 2026 - 11:58 WIB

Mohdi Alvaro Ucap Syukur di Karuniai Anak Pertama Baby Boy Lahir dengan Selamat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Sebagai Bentuk Rasa Syukur Panitia Kegiatan Kecamatan Pangarengan Gelar Tasyakuran dan Rapat Penutupan Semarak HUT RI Ke-81

Berita Terbaru