Kisah Pilu Ibu Suryati, Warga Sampang Hidup Serba Kekurangan Jauh dari Sentuhan Pelayanan Kesehatan

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 02:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Suryati (45), seorang ibu hidup penuh keterbatasan asal Dusun Durbugen, Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura.” Sabtu 30 Agustus 2025

empat tahun ia hanya bisa terbaring lemah karena penyakit yang dideritanya, sementara rumah reyot berdinding anyaman bambu yang berlubang menjadi saksi bisu perjuangannya bersama keluarga kecil.

Suryati tinggal bersama sang suami dan seorang anak perempuan berusia 16 tahun. Ironisnya, suaminya pun tak lagi mampu bekerja karena kondisi kesehatan yang juga memburuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keseharian, keluarga ini hanya bergantung pada belas kasih tetangga yang bergantian membantu memenuhi kebutuhan makan mereka.

“Ibu ini sakit sudah sekitar empat tahun. Kalau untuk berjalan sudah tidak bisa, jadi hanya terbaring di tempat tidur lebih dari dua tahun terakhir,” tutur Suhedeh tetangganya yang merawat Suryati dengan suara lemah.

Kondisi memprihatinkan semakin terasa ketika sang anak, yang masih duduk di bangku SMP, harus merawat kedua orang tuanya. Dari memasak, menyuapi, hingga menjaga ibunya yang tak berdaya.

“Kadang yang masak Anaya, dan biasanya tetangga yang sering mengirim makanan secara bergantian,” tambahnya.

Ketika ditanya soal bantuan pemerintah, Suhedeh hanya menggeleng dan mengaku Suryati tidak pernah mendapatkan bantuan apapun meskipun kondisinya sangat memprihatinkan.

Bahkan Ia mengaku tak tahu harus mengadu ke mana. Harapannya sederhana: ada perhatian dari pihak berwenang agar bisa kembali sembuh dan menjalani kehidupan lebih layak.

“Saya ingin Suryati sembuh, Mas. Dulu, sekitar tiga tahun lalu, Suryati ini harus bayar pengobatan sampai Rp30 juta dengan manjual tanah miliknya namun tidak membuahkan hasil alias gagal. Sejak itu kami takut berobat lagi karena tidak punya biaya. Semoga pemerintah bisa membantu kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Larlar, Suharto, mengaku belum mengetahui kondisi warganya tersebut. Pasalnya, ia baru beberapa bulan menjabat.

Meski begitu, pihaknya berjanji akan segera menelusuri kebenaran informasi ini dan memeriksa program bantuan yang mungkin bisa diberikan.

“Saya masih baru di sini, Mas. Saya akan konfirmasi dulu ke bawah terkait kondisi Bu Suryati,” singkatnya.

Kisah pilu Suryati menjadi potret nyata masih adanya warga Sampang yang hidup dalam kondisi serba kekurangan, jauh dari sentuhan pelayanan kesehatan yang layak.

Ia hanya berharap ada tangan-tangan dermawan dan perhatian pemerintah agar dapat bangkit dari derita panjang yang dijalaninya.

 

 

Penulis : Moh. Tohir

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kecamatan Tambelangan Gelar Rakor PKG Sekolah dan Percepatan Eliminasi Kusta 
Stigma dan Keterbatasan Akses Kesehatan: Tantangan Penanggulangan Kusta di Sampang
Mentri Kesehatan RI Turun Ke Sampang Tinjau RSUD dr. Muhammad Zyn
RSMZ Sampang 3 Kali Juara Ajang HIPGABI, Salman Alfarisi : Syukur Alhamdulillah
Keseriusan Bupati Sampang Layanan Kesehatan Masyarakat di Utamakan
GAWAT Jalin Kemitraan dengan Klinik Pratama Bunda Maharani
UPTD Puskesmas Tambelangan Apel Pagi Meningkatkan Pelayanan Yang Optimal 
GAWAT dan Puskesmas Tambelangan Berkomitmen Untuk Meningkatkan Pelayanan Masyarakat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 02:06 WIB

Kisah Pilu Ibu Suryati, Warga Sampang Hidup Serba Kekurangan Jauh dari Sentuhan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 23 Juli 2025 - 03:18 WIB

Pemerintah Kecamatan Tambelangan Gelar Rakor PKG Sekolah dan Percepatan Eliminasi Kusta 

Kamis, 10 Juli 2025 - 07:45 WIB

Stigma dan Keterbatasan Akses Kesehatan: Tantangan Penanggulangan Kusta di Sampang

Rabu, 9 Juli 2025 - 02:17 WIB

Mentri Kesehatan RI Turun Ke Sampang Tinjau RSUD dr. Muhammad Zyn

Minggu, 29 Juni 2025 - 07:32 WIB

RSMZ Sampang 3 Kali Juara Ajang HIPGABI, Salman Alfarisi : Syukur Alhamdulillah

Berita Terbaru