Aliansi Wartawan Sampang Mengunjungi Ibu Suryati

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Hidup dalam keterbatasan yang di alami Suryati (54), warga Dusun Durbugen, Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura. Ia harus bertahan di sebuah rumah reot berdinding anyaman bambu yang sudah berlubang, bersama sang suami dan seorang putri berusia 16 tahun. Ironisnya, sejak empat tahun terakhir, Suryati hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur karena penyakit yang dideritanya.

Kondisi memprihatinkan ini mengetuk hati Aliansi Wartawan Sampang (AWAS). Sebagai bentuk kepedulian, rombongan AWAS mendatangi rumah Suryati pada Sabtu 30 Agustus 2025. Mereka memberikan bantuan berupa paket sembako untuk meringankan beban keluarga.

Sesampainya di lokasi, rombongan AWAS disambut warga setempat. Ketua AWAS, Achmad Jumaadi, tak kuasa menahan rasa prihatin melihat kondisi Suryati beserta keluarganya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kedatangan kami ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Apalagi, Bu Suryati hidup dalam kondisi serba kekurangan, sedang sakit terbaring di tempat tidur, dan suaminya pun juga sakit,” ujarnya.

Cak Jum menegaskan, situasi yang dialami Suryati dan keluarganya seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, diperlukan langkah cepat, baik dalam aspek kesehatan maupun ekonomi, agar keluarga ini tidak semakin terpuruk.

“AWAS siap mengawal hingga Bu Suryati mendapat jalan keluar. Kami juga mengajak semua pihak untuk peduli. Jangan menunggu banyak uang untuk membantu, tapi mari kita kedepankan kepedulian dan edukasi,” tegasnya.

Ia berharap Pemkab Sampang turun langsung melihat kondisi tersebut agar segera ada solusi nyata.

“Kalau ada warga seperti ini, pemerintah Desa harus segera melaporkan ke Pemkab supaya bisa mendapat penanganan cepat. Kasihan kalau dibiarkan begini,” tandasnya.

dengan suara lirih, Suryati menyampaikan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan Aliansi Wartawan Sampang yang peduli terhadap nasib keluarganya.

“Saya ingin sembuh. Kasihan anak saya yang masih sekolah, sementara saya dan suami sama-sama sakit,” ucapnya singkat.

Kisah pilu Suryati menjadi potret nyata masih banyaknya masyarakat kecil yang hidup dalam keterbatasan, menanti uluran tangan dermawan dan perhatian serius dari pemerintah.

Penulis : Moh. Tohir

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

24 Peserta Siap Guncangkan Parade Daul Combodug Pornama e Pangarengan Jilid II
Kental Nuansa Religi, Warga Berbondong-Bondong Hadiri Rutinan Sholawat Bersama Para Ulama di Dusun Keddeng Torjun 
Bupati Sampang Turun Bantu Seorang Janda Rumahnya Nyaris Roboh di Desa Apaan
AWAS Peduli Bersama BPBD Sampang Sedekah Air ke Wilayah Kekeringan Ekstrim
Bravo Satreskrim Polres Sampang Aksi Nyata Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu Desa Apaan
Respon Cepat Aduan Warga, PLT Camat Pangarengan Survei lokasi Rumah Tidak Layak Huni Desa Apaan
Mohdi Alvaro Ucap Syukur di Karuniai Anak Pertama Baby Boy Lahir dengan Selamat
Sebagai Bentuk Rasa Syukur Panitia Kegiatan Kecamatan Pangarengan Gelar Tasyakuran dan Rapat Penutupan Semarak HUT RI Ke-81
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:30 WIB

24 Peserta Siap Guncangkan Parade Daul Combodug Pornama e Pangarengan Jilid II

Senin, 7 September 2026 - 11:52 WIB

Kental Nuansa Religi, Warga Berbondong-Bondong Hadiri Rutinan Sholawat Bersama Para Ulama di Dusun Keddeng Torjun 

Sabtu, 5 September 2026 - 10:32 WIB

Bupati Sampang Turun Bantu Seorang Janda Rumahnya Nyaris Roboh di Desa Apaan

Kamis, 3 September 2026 - 16:03 WIB

Bravo Satreskrim Polres Sampang Aksi Nyata Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu Desa Apaan

Kamis, 3 September 2026 - 12:05 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, PLT Camat Pangarengan Survei lokasi Rumah Tidak Layak Huni Desa Apaan

Berita Terbaru