Bitcoin Spot ETF Kembali Catat Inflow, INDODAX Imbau Investor Tetap Cermati Faktor Makro

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (JAKARTA) – Produk Bitcoin Spot Exchange-Traded Fund (ETF) di Amerika Serikat kembali mencatat arus dana masuk selama dua pekan berturut-turut. Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin membukukan net inflow sebesar US$75,7 juta (sekitar Rp1,36 triliun) sepanjang periode perdagangan 13-17 Juli 2026. Capaian tersebut menjadi salah satu indikasi mulai pulihnya sentimen investor institusi terhadap Bitcoin setelah beberapa bulan sebelumnya mengalami tekanan arus keluar.” Rabu 22 Juli 2026

CEO INDODAX, William Sutanto, mengungkapkan bahwa ETF merupakan salah satu instrumen yang banyak dimanfaatkan investor institusi untuk memperoleh eksposur terhadap Bitcoin tanpa harus memiliki aset kripto secara langsung. Karena itu, perubahan arus dana ETF kerap menjadi salah satu indikator untuk membaca arah sentimen investor institusi.

“Arus dana ETF bukan hanya mencerminkan minat terhadap Bitcoin, tetapi juga menggambarkan bagaimana investor institusi mulai kembali meningkatkan eksposurnya terhadap aset berisiko setelah melalui periode ketidakpastian yang cukup panjang. Namun, hal ini belum dapat diartikan sebagai perubahan tren pasar secara keseluruhan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data SoSoValue menunjukkan bahwa selama periode 13–17 Juli 2026, ETF Bitcoin sempat mencatat arus keluar sebesar US$424,7 juta pada awal pekan. Namun, kondisi tersebut berbalik dengan arus dana masuk secara konsisten selama empat hari perdagangan berikutnya yang secara kumulatif mencapai sekitar US$500,4 juta. Perkembangan ini menandai pembalikan tren setelah sekitar dua bulan ETF Bitcoin lebih banyak mengalami tekanan arus keluar.

Meski demikian, William mengingatkan bahwa arus dana ETF sebaiknya dipandang sebagai salah satu indikator pasar, bukan satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi.

“ETF memang dapat menjadi indikator awal perubahan sentimen investor institusi. Namun, arah pergerakan pasar tetap dipengaruhi berbagai faktor lain seperti inflasi, kebijakan suku bunga bank sentral, likuiditas global, hingga perkembangan regulasi di berbagai negara. Oleh karena itu, penting untuk melihat berbagai indikator secara menyeluruh sebelum berinvestasi,” tambahnya.

Menurut William, meningkatnya partisipasi investor institusi melalui instrumen seperti ETF juga menunjukkan bahwa ekosistem aset digital semakin berkembang dan diterima sebagai bagian dari lanskap keuangan global. Namun, di tengah berbagai perkembangan tersebut, disiplin dalam berinvestasi tetap menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan.

Sebagai regulated crypto exchange Indonesia, INDODAX mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan prinsip Do Your Own Research (DYOR) serta menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing. Pendekatan investasi yang disiplin dan berorientasi jangka panjang tetap menjadi langkah penting dalam menghadapi volatilitas pasar aset kripto.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Cermati Tren Kripto dan Web3 Global di TOKEN2049 Singapore 2026
Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri
Catatan Rapat The Fed Soroti Inflasi AS, INDODAX Ajak Investor Cermati Dinamika Pasar Kripto
INDODAX dan Ayobantu Hadirkan Posko Darurat untuk Masyarakat di NTT
INDODAX Raih Trusted & Popular Brand 2026 Berkat Kepercayaan Konsumen Kripto Indonesia
INDODAX Soroti Penguatan Ekosistem Kripto Nasional di FEKDI x IFSE 2026
Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis
The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:09 WIB

INDODAX Cermati Tren Kripto dan Web3 Global di TOKEN2049 Singapore 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Catatan Rapat The Fed Soroti Inflasi AS, INDODAX Ajak Investor Cermati Dinamika Pasar Kripto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:08 WIB

INDODAX dan Ayobantu Hadirkan Posko Darurat untuk Masyarakat di NTT

Selasa, 29 September 2026 - 13:45 WIB

INDODAX Raih Trusted & Popular Brand 2026 Berkat Kepercayaan Konsumen Kripto Indonesia

Berita Terbaru