Bitcoin Sentuh US$65.500, INDODAX Soroti Membaiknya Sentimen Pasar Kripto

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (JAKARTA) – Harga Bitcoin (BTC) kembali menyentuh level US$65.500, menjadi level tertinggi dalam sekitar lima pekan terakhir. Penguatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar, di antaranya Ethereum (ETH) yang diperdagangkan di kisaran US$1.880, XRP sekitar US$1.11, dan Solana (SOL) di level US$75.80. Pergerakan ini mencerminkan membaiknya sentimen di pasar aset kripto, didukung oleh kombinasi optimisme terhadap perkembangan regulasi, minat investor institusi yang tetap terjaga, serta perhatian pasar terhadap sejumlah agenda ekonomi global.” Jum’at 24 Juli 2026

Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, mengatakan bahwa pergerakan pasar kali ini menunjukkan semakin matangnya dinamika industri aset kripto, di mana pembentukan harga semakin dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental, mulai dari kebijakan ekonomi, perkembangan regulasi, hingga partisipasi investor institusi.

“Penguatan yang terjadi tidak hanya terlihat pada Bitcoin, tetapi juga mulai diikuti oleh sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar. Hal tersebut menunjukkan bahwa sentimen positif mulai dirasakan oleh pasar secara lebih luas. Namun demikian, investor tetap perlu mencermati berbagai faktor fundamental yang dapat mempengaruhi volatilitas pasar ke depan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aloysia juga menjelaskan bahwa salah satu faktor yang turut membangun optimisme pasar adalah semakin jelasnya arah pembahasan regulasi aset kripto di Amerika Serikat. Kepastian regulasi dari negara dengan pasar keuangan yag besar seperti Amerika Serikat dinilai dapat meningkatkan kepercayaan pelaku pasar, memberikan kepastian hukum bagi industri aset kripto, serta mendorong partisipasi investor institusi dalam jangka panjang.

Dalam beberapa hari terakhir, pembahasan CLARITY Act kembali menunjukkan perkembangan positif setelah kerangka etika regulasi tersebut telah disetujui. Hal tersebut menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pasar karena memberikan harapan terhadap terciptanya ekosistem aset digital yang semakin jelas dan terstruktur.

Di sisi lain, minat investor institusi terhadap Bitcoin juga masih menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan data SoSoValue, Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat kembali mencatat arus dana bersih (net inflow) selama dua hari perdagangan pada 20-21 Juli dengan total sekitar US$430 juta. Meskipun bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi harga, arus dana tersebut menjadi salah satu indikator bahwa permintaan terhadap eksposur Bitcoin masih tetap terjaga.

Selain itu, pelaku pasar juga masih menantikan sejumlah agenda ekonomi dalam waktu dekat. Salah satunya adalah keputusan suku bunga Federal Reserve, serta musim laporan keuangan perusahaan-perusahaan teknologi besar di Amerika Serikat, seperti Alphabet, Tesla, dan Intel. Kinerja emiten-emiten tersebut diperkirakan dapat memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto, mengingat dalam beberapa waktu terakhir pergerakan Bitcoin cenderung memiliki korelasi dengan saham sektor teknologi.

Kondisi tersebut menunjukkan pasar aset kripto kini semakin terintegrasi dengan dinamika pasar keuangan global. Aloysia mengingatkan bahwa investor perlu melihat setiap perkembangan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada pergerakan harga dalam jangka pendek.

“Dalam kondisi pasar seperti saat ini, investor perlu memahami bahwa pergerakan aset kripto dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berkaitan. Karena itu, penting untuk tetap mengedepankan prinsip Do Your Own Research (DYOR), memahami profil risiko masing-masing aset, serta berinvestasi sesuai tujuan keuangan jangka panjang,” tutupnya.

Sebagai regulated crypto exchange Indonesia, INDODAX terus berkomitmen menghadirkan ekosistem investasi aset digital yang aman, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong peningkatan literasi agar masyarakat dapat mengambil keputusan investasi secara lebih bijak.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Cermati Tren Kripto dan Web3 Global di TOKEN2049 Singapore 2026
Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri
Catatan Rapat The Fed Soroti Inflasi AS, INDODAX Ajak Investor Cermati Dinamika Pasar Kripto
INDODAX dan Ayobantu Hadirkan Posko Darurat untuk Masyarakat di NTT
INDODAX Raih Trusted & Popular Brand 2026 Berkat Kepercayaan Konsumen Kripto Indonesia
INDODAX Soroti Penguatan Ekosistem Kripto Nasional di FEKDI x IFSE 2026
Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis
The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:09 WIB

INDODAX Cermati Tren Kripto dan Web3 Global di TOKEN2049 Singapore 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Catatan Rapat The Fed Soroti Inflasi AS, INDODAX Ajak Investor Cermati Dinamika Pasar Kripto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:08 WIB

INDODAX dan Ayobantu Hadirkan Posko Darurat untuk Masyarakat di NTT

Selasa, 29 September 2026 - 13:45 WIB

INDODAX Raih Trusted & Popular Brand 2026 Berkat Kepercayaan Konsumen Kripto Indonesia

Berita Terbaru