Polri Siapkan Personel Dukungan ke Flores untuk Perkuat Penanganan Gempa M 7,7

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (JAKARTA) – Polri siapkan 260 personel untuk memperkuat penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemberangkatan personel tahap awal diawali apel gelar pasukan pada Sabtu (15/8/2026) di Terminal Cargo, Bandara Soekarno-Hatta.” Minggu 16 Agustus 2026.

Sebanyak 260 personel mengikuti apel pemberangkatan tersebut. Pengerahan kekuatan ini menjadi bagian dari langkah Polri untuk memperkuat penanganan bencana, terutama dalam mendukung proses evakuasi, pencarian dan pertolongan korban, pelayanan kesehatan, identifikasi korban, hingga pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan sebanyak 137 personel diberangkatkan dalam tahap awal. Mereka terdiri dari 101 personel SAR Brimob, 14 personel DVI dan Dokkes, 9 personel Humas, 3 personel Slog, serta 10 personel Propam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Malam ini yang diberangkatkan total 137 personel, terdiri dari personel SAR Brimob sebanyak 101 personel, personel DVI dan Dokkes sebanyak 14 personel, personel Humas 9 personel, personel Slog 3 personel, dan personel Propam 10 personel. Total sekitar 137 personel malam ini. Dan nanti besok juga ada yang kemudian kami berangkatkan dari Pondok Cabe, termasuk K9,” kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam menangani bencana gempa di Flores dan wilayah NTT.

“Prioritas utama Polri saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan evakuasi, memberikan pertolongan kepada korban, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Sebelumnya, Polri telah memerintahkan jajaran Polda NTT dan para Kapolres di wilayah terdampak untuk turun langsung bersama stakeholder terkait dalam melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat. Posko-posko bantuan juga telah didirikan di lokasi aman untuk mendukung proses evakuasi, pelayanan masyarakat, pengungsian, serta penyaluran bantuan.

Di tingkat Mabes Polri, penguatan penanganan dilakukan dengan menyiapkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob dari Pasukan Pelopor. Pasukan tersebut diperkuat enam personel kesehatan dan dokter serta membawa peralatan SAR untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan korban. Tim kesehatan dan DVI juga disiapkan untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat serta proses identifikasi korban apabila diperlukan.

Selain itu, Polri menyiapkan tim K9 untuk mendukung pencarian korban, khususnya di lokasi bangunan yang mengalami keruntuhan. Pengiriman K9 akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan kesiapan sarana transportasi.

Johnny menegaskan Polri akan terus mengerahkan kekuatan sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Sekali lagi, prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan maksimal dalam proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan masyarakat serta penanganan dampak bencana di wilayah Flores dan NTT,” ujarnya.

Dalam penanganan bencana tersebut, Polri juga bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, dan seluruh stakeholder terkait. Mabes Polri terus melakukan koordinasi dengan Polda NTT dan jajaran untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan dukungan dari tingkat pusat dapat diberikan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Soroti Penguatan Ekosistem Kripto Nasional di FEKDI x IFSE 2026
Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis
The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Arus Dana ETF Bitcoin Tembus US$3,8 Miliar, INDODAX Nilai Pasar Tetap Perlu Cermati Faktor Makro
Volume INDODAX Naik ke Rp8,7 Triliun di Tengah Pertumbuhan Investor Kripto
Bitcoin Sentuh US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar
INDODAX Dorong Penguatan Builders dan Likuiditas untuk Jadi Crypto Hub Regional
Dari Komoditas ke Aset Keuangan Digital, INDODAX Soroti Babak Baru Industri Kripto Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:24 WIB

INDODAX Soroti Penguatan Ekosistem Kripto Nasional di FEKDI x IFSE 2026

Selasa, 22 September 2026 - 11:19 WIB

Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis

Selasa, 8 September 2026 - 10:45 WIB

Arus Dana ETF Bitcoin Tembus US$3,8 Miliar, INDODAX Nilai Pasar Tetap Perlu Cermati Faktor Makro

Selasa, 1 September 2026 - 07:39 WIB

Volume INDODAX Naik ke Rp8,7 Triliun di Tengah Pertumbuhan Investor Kripto

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Bitcoin Sentuh US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar

Berita Terbaru