Pemkab Sampang Relokasi RSUD, Mantan DPRD: Ini Lompatan Besar di Sektor Kesehatan

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Rencana relokasi pembangunan rumah sakit baru oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari R.H. Aulia Rahman, mantan anggota DPRD Kabupaten Sampang, yang menilai langkah tersebut sebagai komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi upaya Pemkab Sampang yang telah berani mengambil keputusan strategis membangun rumah sakit baru. Ini merupakan loncatan besar di sektor kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Aulia Rahman, Rabu (30/07/2025).

Ia menilai bahwa kehadiran rumah sakit berstandar nasional akan menjawab keterbatasan fasilitas kesehatan di Sampang, khususnya bagi warga pedesaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini masyarakat kita masih harus dirujuk ke daerah lain untuk pelayanan kesehatan yang lebih lengkap. Tak hanya itu, rumah sakit yang ada sekarang terbilang overkapasitas dan sempit. Dengan adanya rumah sakit baru, itu akan berubah,” tegasnya.

Aulia juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar pembangunan rumah sakit berjalan lancar dan transparan.

“Ini harus kita kawal bersama. Jangan hanya menjadi wacana, tapi harus menjadi kenyataan. Saya berharap proses perencanaan, pembebasan lahan, hingga pembangunan fisik bisa berjalan transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, mengatakan pembangunan rumah sakit baru saat ini sudah memasuki tahap studi kelayakan dan desain.

“Kami menargetkan rumah sakit baru ini dapat mulai dibangun tahun depan dan akan memenuhi standar nasional dari sisi fasilitas, SDM, dan sistem pelayanan,” jelasnya.

Relokasi ini sebelumnya juga telah dikonsultasikan langsung ke Menteri Kesehatan, yang bahkan turun langsung mengecek kondisi RSUD dr. Mohammad Zyn karena dinilai sudah tidak layak sebagai rumah sakit rujukan utama.

Bupati Sampang, Slamet Junaidi, menegaskan urgensi relokasi RSUD untuk memperluas akses layanan kesehatan yang lebih layak. “Relokasi RSUD ini penting agar kami bisa memberikan pelayanan yang lebih layak dan representatif, baik dari sisi fasilitas maupun kapasitas,” ujarnya.

Penulis : Mohdi Alvaro

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

24 Peserta Siap Guncangkan Parade Daul Combodug Pornama e Pangarengan Jilid II
Kental Nuansa Religi, Warga Berbondong-Bondong Hadiri Rutinan Sholawat Bersama Para Ulama di Dusun Keddeng Torjun 
Bupati Sampang Turun Bantu Seorang Janda Rumahnya Nyaris Roboh di Desa Apaan
AWAS Peduli Bersama BPBD Sampang Sedekah Air ke Wilayah Kekeringan Ekstrim
Bravo Satreskrim Polres Sampang Aksi Nyata Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu Desa Apaan
Respon Cepat Aduan Warga, PLT Camat Pangarengan Survei lokasi Rumah Tidak Layak Huni Desa Apaan
Mohdi Alvaro Ucap Syukur di Karuniai Anak Pertama Baby Boy Lahir dengan Selamat
Sebagai Bentuk Rasa Syukur Panitia Kegiatan Kecamatan Pangarengan Gelar Tasyakuran dan Rapat Penutupan Semarak HUT RI Ke-81
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:30 WIB

24 Peserta Siap Guncangkan Parade Daul Combodug Pornama e Pangarengan Jilid II

Senin, 7 September 2026 - 11:52 WIB

Kental Nuansa Religi, Warga Berbondong-Bondong Hadiri Rutinan Sholawat Bersama Para Ulama di Dusun Keddeng Torjun 

Sabtu, 5 September 2026 - 10:32 WIB

Bupati Sampang Turun Bantu Seorang Janda Rumahnya Nyaris Roboh di Desa Apaan

Sabtu, 5 September 2026 - 01:05 WIB

AWAS Peduli Bersama BPBD Sampang Sedekah Air ke Wilayah Kekeringan Ekstrim

Kamis, 3 September 2026 - 12:05 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, PLT Camat Pangarengan Survei lokasi Rumah Tidak Layak Huni Desa Apaan

Berita Terbaru