Komisi I DPRD: Aset Desa Bukan Milik Pribadi, Harus Dikembalikan

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Persoalan belum diserahkannya aset milik Pemerintah Desa (Pemdes) Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan tajam.

Sudah lima bulan sejak pelantikan penjabat (Pj) kepala desa yang baru, namun hingga kini inventaris desa tak kunjung diterima dari pejabat sebelumnya. Hal ini dianggap menghambat proses pelayanan publik di tingkat desa.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang, Moh. Salim, menyayangkan kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa aset desa adalah milik pemerintah, bukan individu, sehingga tak bisa seenaknya dikuasai oleh perorangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aset desa adalah milik pemerintahan desa, tidak boleh dikuasai oleh perorangan apa lagi dihilangkan,” tegasnya, Rabu, 06/08/2025.

Lebih lanjut, Moh. Salim menjelaskan bahwa seluruh aset yang tercatat dalam inventaris desa harus secara resmi berada di bawah kendali kepala desa yang saat ini menjabat. Ia menilai, penundaan penyerahan aset bisa membuka celah pelanggaran hukum yang serius.

“Jadi atas semua aset milik desa harus berada dalam tanggung jawab pemerintah definitif,” imbuhnya.

Tokoh masyarakat Desa Torjun, Aulia Rahman, juga menyuarakan kekhawatiran yang sama. Menurutnya, tidak jelasnya status aset akan menghambat roda pemerintahan desa dan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat.

“Sangat berpengaruh terhadap perkembangan pelayanan desa yang ada, dan ini tentu melanggar aturan,” katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Aulia menegaskan bahwa pihaknya akan mendesak pemerintah kecamatan agar segera bertindak. Jika tidak segera dimediasi dan diselesaikan, maka potensi konflik administratif maupun hukum bisa saja terjadi.

“Terpaksa akan kami tindaklanjuti dan kami desak, karena ini merupakan tanggung jawab pemerintah kecamatan,” pungkasnya.

Penulis : Mohdi Alvaro

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Resmob Polres Sampang Bersama Unit Reskrim Polsek Jrengik Ungkap Kasus Curanmor
Polres Mojokerto Kota Berhasil Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong
Kajari Sampang Gelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1447 Hijriyah Bersama Perwakilan Insan Pers dan LSM
Parade Combodug Sampang 2026 Sukses di Gelar Menjadi Magnet Ribuan Pengunjung
Malam Puncak Parade Combodug Sampang 2026 di meriahkan oleh 32 Peserta
Grup Daul Putra Komboja Tampil Sebagai Guest Star Meriahkan Parade Daul Combo Sampang 2026
Bentuk Kepercayaan Masyarakat Terhadap Layanan Kesehatan Rumah Sakit RSMZ Sampang, Mengalami Lonjakan Pasien Pasca Libur Idulfitri 1447 Hijriyah
MADAS SEDARAH Gelar Halal Bihalal dan Haul Buju’ Se Madura
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:43 WIB

Tim Resmob Polres Sampang Bersama Unit Reskrim Polsek Jrengik Ungkap Kasus Curanmor

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:10 WIB

Polres Mojokerto Kota Berhasil Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong

Senin, 30 Maret 2026 - 12:06 WIB

Kajari Sampang Gelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1447 Hijriyah Bersama Perwakilan Insan Pers dan LSM

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:48 WIB

Parade Combodug Sampang 2026 Sukses di Gelar Menjadi Magnet Ribuan Pengunjung

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:08 WIB

Grup Daul Putra Komboja Tampil Sebagai Guest Star Meriahkan Parade Daul Combo Sampang 2026

Berita Terbaru