Polda Jatim Bantu Evakuasi Korban Runtuhnya Bangunan Pesantren di Sidoarjo

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (SIDOARJO) Jawa Timur – Suasana duka menyelimuti Lembaga Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, setelah bangunan di lingkungan pondok pesantren tersebut roboh pada Senin (29/9/2025) sore.

Insiden ini terjadi saat para santri putra tengah bersiap melaksanakan salat asar berjemaah di musala.

Bangunan yang roboh diketahui merupakan gedung berlantai tiga, sementara diatasnya baru dilakukan pengecoran untuk lantai berikutnya, dan bagian lantai dasar digunakan untuk musala.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, penyebab robohnya bangunan tersebut masih belum dapat dipastikan.

Petugas gabungan bersama pihak keamanan pondok pesantren masih terus melakukan penyisiran di antara puing-puing untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan peristiwa tersebut.

“Data Sementara jumlah total sebanyak 83 korban yang berhasil di evakuasi,”kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat ditemui dilokasi kejadian,Selasa malam (29/9).

Menurutnya, pihak kepolisian gabungan telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi.

Kombes Pol Abast juga mengatakan Polda Jatim menurunkan 1 pleton Sabhara, 1 pleton Brimob, serta didukung 3 SSK dari Polresta Sidoarjo.

“Hingga kini, puluhan korban sudah dievakuasi ke Tiga rumah sakit, yakni RS Siti Hajar, RSUD Sidoarjo, dan RS Delta Surya Sidoarjo,” ungkap Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Adapun data rincian korban per pukul 20.30 WIB, di RS Siti Hajar tercatat 45 orang, terdiri dari 44 korban luka berat maupun ringan, serta 1 korban meninggal dunia, sedangkan di RSUD Sidoarjo terdapat 34 korban luka-luka, dan di RS Delta Surya 4 korban luka-luka.

“Jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan, mengingat proses evakuasi dan penyisiran reruntuhan bangunan masih berlangsung hingga malam ini,”pungkas Kombes Pol Abast.

Aparat kepolisian bersama tim SAR, TNI, BPBD, serta relawan terus berupaya mengevakuasi korban dan melakukan langkah pengamanan lanjutan.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Polres Gresik di Bedilan Diresmikan Dukung Penguatan Gizi Nasional
Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri
Forum Peduli Hukum Muda Sidoarjo Gandeng DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya
H. Edy Rudyanto, S.H., M.H. Ketua Umum YALPK Lantik Pengurus DPD YALPK Sidoarjo
Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Khusus Pantau Bus Ugal – ugalan
Jejakdigitalnusantara.com Resmi Diluncurkan, Menjadikan Akurasi Panglima dan Hukum sebagai Kompas
YALPK Sidoarjo Gelar Baksos Awal Tahun 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 06:04 WIB

SPPG Polres Gresik di Bedilan Diresmikan Dukung Penguatan Gizi Nasional

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:39 WIB

Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:31 WIB

Forum Peduli Hukum Muda Sidoarjo Gandeng DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:08 WIB

H. Edy Rudyanto, S.H., M.H. Ketua Umum YALPK Lantik Pengurus DPD YALPK Sidoarjo

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:52 WIB

Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Khusus Pantau Bus Ugal – ugalan

Berita Terbaru

Sampang

Tim Medis Puskesmas Pangarengan Siaga di Acara Konser Valen

Minggu, 15 Feb 2026 - 00:23 WIB