Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Kedatangan tim Kemensos dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharjo Surakarta, unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi pimpinan.” Kamis 12 Februari 2026.
Ibu Wakiah (41), beralamat Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalam (Kota), Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura. kisahnya viral setelah di beritakan media online yang tergabung Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) seorang janda kurang mampu yang tinggal bersama anaknya di rumah tidak layak huni menggantungkan nasibnya dengan mengais rezeki mengumpulkan barang bekas (Rongsokan) mirisnya kehidupan “Wakiah” tidur bersama tumpukan barang bekas (Rongsokan) tersebut.
Kementerian Sosial (Kemensos) RI turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya dan memberikan penanganan sesuai prosedur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ibu Sri Ketua tim Kemensos dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharjo Surakarta, unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, bersama dua anggota, di damping Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Pemerintah Kecamatan Sampang di wakili oleh Sekcam, Lurah Karang Dalam, dan pendamping Kesos Kabupaten Sampang melakukan asesmen lapangan guna memverifikasi data dan kebutuhan penerima manfaat.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa Wakiah dan anaknya, Ibrahim, belum memiliki identitas kependudukan yang lengkap. Proses pengurusan dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) saat ini sedang berjalan.
“Fakta di lapangan, Ibu Wakiah dan anaknya belum memiliki identitas. Prosesnya sedang berproses di Dukcapil. Sementara dua warga lainnya sudah lengkap identitasnya,” jelasnya.
Berdasarkan ketentuan administrasi, Kemensos memberikan bantuan awal (atensi) kepada dua penerima yang telah memenuhi syarat. Bantuan tersebut berupa perlengkapan kebersihan diri, nutrisi, dan kebutuhan dasar sehari-hari.
Kami memberikan atensi kepada dua ibu yang memenuhi syarat administrasi. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan kebutuhan dasar,” ujarnya.
Kami dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharjo Surakarta datang ke Sampang untuk menindaklanjuti perintah pimpinan dan melihat langsung kondisi yang diberitakan,” tegas Ibu Sri saat memberikan keterangan di lokasi kepada wartawan.
Kemensos juga meminta pemerintah daerah dan aparat setempat untuk aktif mendampingi proses administrasi Wakiah agar dapat segera memperoleh haknya sebagai warga negara.
“Kami mohon dukungan aparat setempat agar pendampingan terus dilakukan sampai identitas Ibu Wakiah dan anaknya selesai, sehingga ke depan dapat diusulkan menerima bantuan sesuai regulasi,” tambah Ibu Sri.
Terkait kemungkinan bantuan lanjutan, pihaknya menegaskan akan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. “Untuk bantuan lainnya, kami menunggu arahan pimpinan dan tetap mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan “Wakiah” menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah. “Alhamdulillah, saya senang dan berterima kasih atas bantuan ini,” ucapnya dengan nada lembut
Pihak pemerintah Kecamatan Sampang dan kelurahan juga mengapresiasi langkah cepat Kemensos yang turun langsung ke lapangan.
Penulis : Red-Tim
Editor : Admin LM
Sumber Berita: Liputan Madura








