Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Tim SAR BPBD Kabupaten Sampang melakukan pencarian setelah menerima laporan, seorang bocah dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Tambaan, Dusun Gajam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.” Sabtu 21 Februari 2026
Kejadian bermula sekitar pukul 18.30 WIB ketika tiga anak diketahui mandi dan bermain di sungai usai waktu ashar. Situasi berubah menjadi darurat setelah seorang warga (Saksi) menemukan salah satu anak dalam kondisi lemas di area bibir sungai (plengsengan).
Moh. Hozin, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang, menjelaskan bahwa dari hasil penelusuran dan keterangan korban selamat, diketahui terdapat tiga anak yang berada di lokasi saat kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peristiwa bermula saat ketiga anak mandi di aliran Sungai Tambaan. Warga kemudian menemukan seorang anak inisial H dalam kondisi lemas di plengsengan, setelah itu diketahui satu anak lainnya diduga tenggelam,” ujarnya.
Adapun identitas korban yakni M (8 tahun) yang saat ini masih dalam pencarian, sementara HB (10 tahun) dalam kondisi selamat namun menjalani perawatan, serta A (10 tahun) yang juga selamat. Dari keterangan dua korban selamat, tim menyimpulkan bahwa (M) terseret arus dan tenggelam.
Sejak menerima laporan, tim SAR gabungan laka sungai langsung melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian. Unsur yang terlibat meliputi BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Camplong, serta warga setempat yang turut membantu penyisiran sungai.
Hingga Sabtu malam, proses pencarian masih berlangsung dengan kondisi cuaca di wilayah Sampang terpantau mendung, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Tim BPBD Sampang menghimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah terjadinya insiden serupa.
Penulis : Tim
Editor : Admin LM
Sumber Berita: Liputan Madura








