INDODAX: DCA Bantu Investor Meredam Risiko Volatilitas Pasar Kripto

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (JAKARTA) – Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam

rentang terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis

konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan, khususnya bagi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

investor pemula yang ingin membangun portofolio secara bertahap tanpa harus terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek.” Rabu 29 April 2026

 

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menyampaikan bahwa

kondisi pasar seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur.

“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis, karena tidak bergantung pada market timing.

Dengan pendekatan ini, investor justru berpeluang mengakumulasi aset lebih optimal saat harga terkoreksi, sehingga portofolio dapat lebih siap ketika pasar kembali bullish serta investor dapat masuk ke pasar secara konsisten tanpa tekanan emosional yang berlebihan,” ujar Antony.

Dollar Cost Averaging (DCA) merupakan strategi investasi di mana investor membeli aset secara rutin dengan jumlah yang sama dalam periode tertentu, tanpa bergantung pada kondisi harga.

Pendekatan ini memungkinkan investor mengakumulasi aset secara bertahap sekaligus membantu meredam dampak fluktuasi harga.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa strategi ini dapat membantu investor pemula dalam mengelola risiko. Saat harga turun, investor berpotensi memperoleh aset dalam jumlah lebih banyak, sementara saat harga naik, pembelian tetap berjalan dengan jumlah yang lebih kecil.

Mekanisme ini secara alami dapat membantu menciptakan rata-rata harga beli yang lebih seimbang sekaligus membuka potensi pertumbuhan portofolio dalam jangka panjang.

Selain itu, DCA juga dapat membantu membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin serta mengurangi kecenderungan pengambilan keputusan berbasis emosi, yang sering menjadi tantangan bagi investor pemula.

Namun demikian, Antony mengingatkan bahwa strategi ini tetap memiliki risiko dan perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing investor.

“Dollar Cost Averaging (DCA) dapat membantu para investor dalam mengelola risiko volatilitas,

tetapi tidak menghilangkan risiko sepenuhnya. Investor tetap perlu menggunakan dana dingin dan memastikan strategi yang digunakan sesuai dengan profil risiko masing-masing,”tambahnya.

Untuk memaksimalkan strategi ini, investor disarankan untuk:

1. Menentukan alokasi dana secara rutin dan konsisten

2. Menghindari keputusan berdasarkan emosi atau FOMO

3. Melakukan evaluasi portofolio secara berkala

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, edukasi mengenai strategi investasi yang tepat menjadi semakin penting. INDODAX terus mendorong literasi melalui berbagai kanal edukasi, termasuk INDODAX Academy, guna membantu pengguna memahami dinamika pasar dan menentukan strategi yang sesuai dengan tujuan investasi mereka.

Selain itu, Sebagai crypto exchange yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, INDODAX berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem investasi yang aman, transparan, dan edukatif.

Melalui pendekatan ini, INDODAX berharap dapat mendukung pertumbuhan investor kripto yang lebih bijak dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

Penulis : Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Soroti Penguatan Ekosistem Kripto Nasional di FEKDI x IFSE 2026
Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis
The Fed Naikkan Suku Bunga, INDODAX Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
Arus Dana ETF Bitcoin Tembus US$3,8 Miliar, INDODAX Nilai Pasar Tetap Perlu Cermati Faktor Makro
Volume INDODAX Naik ke Rp8,7 Triliun di Tengah Pertumbuhan Investor Kripto
Bitcoin Sentuh US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar
Polri Siapkan Personel Dukungan ke Flores untuk Perkuat Penanganan Gempa M 7,7
INDODAX Dorong Penguatan Builders dan Likuiditas untuk Jadi Crypto Hub Regional
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:24 WIB

INDODAX Soroti Penguatan Ekosistem Kripto Nasional di FEKDI x IFSE 2026

Selasa, 22 September 2026 - 11:19 WIB

Bitcoin Tercatat Sentuh US$87.000, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Kian Optimistis

Selasa, 8 September 2026 - 10:45 WIB

Arus Dana ETF Bitcoin Tembus US$3,8 Miliar, INDODAX Nilai Pasar Tetap Perlu Cermati Faktor Makro

Selasa, 1 September 2026 - 07:39 WIB

Volume INDODAX Naik ke Rp8,7 Triliun di Tengah Pertumbuhan Investor Kripto

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Bitcoin Sentuh US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Tetap Perhatikan Dinamika Pasar

Berita Terbaru