Satgas MBG Sampang Perkuat Keamanan Dapur Gizi, SPPG Tambelangan Ikuti Simulasi Penanganan Kebakaran

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (SAMPANG) Jawa Timur – Upaya menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat. Tim Satgas MBG Kabupaten Sampang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar sosialisasi, pembinaan, serta simulasi pencegahan dan penanganan kebakaran bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Tambelangan,” Selasa 9 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Tambelangan itu diikuti berbagai unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, OPD terkait, hingga mitra dapur MBG. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh dapur penyedia makanan bergizi memiliki standar keamanan yang memadai, baik dari sisi keselamatan kerja maupun keamanan pangan.

Camat Tambelangan, H. Ach. Fariji, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi rutin, melainkan bagian penting dari upaya membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan dapur MBG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, para pengelola dapur harus memahami cara mencegah potensi kebakaran, mengoperasikan alat pemadam api ringan (APAR), serta mengetahui prosedur evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.

“Program MBG menyangkut pelayanan kepada masyarakat, sehingga seluruh prosesnya harus berjalan aman, tertib, dan profesional. Karena itu, pemahaman tentang keselamatan kerja menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0828-11/Tambelangan, Lettu Inf Ali Murdani, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Untuk itu, seluruh pihak harus bersinergi agar pelaksanaannya berjalan optimal.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan, kebersihan lingkungan dapur, serta penerapan standar keselamatan kerja demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Satgas MBG Kabupaten Sampang memberikan pembekalan kepada peserta terkait tata kelola dapur yang baik, mulai dari kebersihan lingkungan kerja, kualitas bahan makanan, ketepatan distribusi, hingga kesiapan sarana pendukung.

Peserta juga mendapatkan simulasi langsung mengenai langkah-langkah penanganan kebakaran, penggunaan APAR, hingga prosedur evakuasi yang benar saat menghadapi situasi darurat.

Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sampang, Saffak, SE., MM., menegaskan bahwa dapur MBG memiliki potensi risiko kebakaran yang cukup tinggi karena menggunakan peralatan memasak, instalasi listrik, dan tabung gas LPG setiap hari.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong setiap pengelola dapur untuk melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik, peralatan memasak, serta memastikan ketersediaan APAR yang berfungsi dengan baik.

“Pencegahan adalah langkah terbaik. Jangan menunggu terjadi kebakaran baru bertindak. Semua dapur MBG harus siap menghadapi kondisi darurat dengan peralatan dan sumber daya yang memadai,” tegasnya.

Saffak juga menekankan bahwa setiap dapur MBG wajib memiliki APAR jenis CO₂ (Carbon Dioxide) sebagai alat pemadaman awal apabila terjadi kebakaran yang disebabkan oleh peralatan listrik maupun peralatan dapur.

Selain aspek keselamatan, kegiatan tersebut juga diisi pembinaan kesehatan oleh Kepala Puskesmas Tambelangan. Dalam pemaparannya, para petugas dapur diingatkan untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan alat pelindung diri, menjaga kebersihan bahan makanan dan peralatan masak, serta memastikan keamanan pangan sebelum makanan didistribusikan.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesanggupan oleh sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, DLH dan Perkim, DPUPR, Dinas Pendidikan, Bappedalitbang, DPMPTSP, serta Bagian Kesra.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap seluruh dapur MBG di wilayah Tambelangan mampu menerapkan standar keselamatan dan keamanan pangan secara maksi

Penulis : Moh. Tohir

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Kuat Bersama Rakyat, Peltu Karmuji Danposramil 0828/13 Pangarengan Kembali Laksanakan “Jumat Berkah” Desa Ragung
Visitasi Akreditasi MTs Darul Iman Bunten Timur Berjalan Lancar, Asesor Apresiasi Semangat Pendidikan di Pelosok Madura
Danposramil 0828/13 Pangarengan Beserta Anggota Bantu Padamkan Api Kebakaran Lahan Dekat Permukiman 
Forkopimcam Pangarengan Kawal Pembersihan/Pemotongan Pohon di Jalan Raya Pangarengan – Sampang Respon Cepat Aduan Masyarakat 
Tidak Menunggu Kaya Cak Jum Sahabat Rakyat Peduli Warga Kurang Mampu Jalan Suhadak
Karya Bhakti TNI Bersama Rakyat Posramil 0828/13 Pangarengan
Kompak Forkopimcam Pangarengan bersama Dinas PU Bina Marga Provinsi dan Warga Desa Apaan Bersih-bersih Lingkungan
Keluarga Besar H.Syaiful Ulum Peringati Maulid Nabi Mohammad SAW 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:15 WIB

TNI Kuat Bersama Rakyat, Peltu Karmuji Danposramil 0828/13 Pangarengan Kembali Laksanakan “Jumat Berkah” Desa Ragung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Visitasi Akreditasi MTs Darul Iman Bunten Timur Berjalan Lancar, Asesor Apresiasi Semangat Pendidikan di Pelosok Madura

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Danposramil 0828/13 Pangarengan Beserta Anggota Bantu Padamkan Api Kebakaran Lahan Dekat Permukiman 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Forkopimcam Pangarengan Kawal Pembersihan/Pemotongan Pohon di Jalan Raya Pangarengan – Sampang Respon Cepat Aduan Masyarakat 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Tidak Menunggu Kaya Cak Jum Sahabat Rakyat Peduli Warga Kurang Mampu Jalan Suhadak

Berita Terbaru