INDODAX Soroti Keseimbangan Regulasi dan Inovasi dalam Perkembangan Kripto

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Bali) – Industri kripto memasuki fase baru ketika semakin banyak institusi keuangan tradisional mulai terkoneksi dengan aset digital dan teknologi blockchain. Perkembangan ini menjadi peluang besar, namun sekaligus menjadi tantangan dalam membawa kripto semakin dekat dengan sistem keuangan mainstream tanpa menghilangkan kecepatan inovasi dan prinsip keterbukaan.” Minggu 23 Agustus 2026

CEO INDODAX, William Sutanto, melihat tokenisasi menjadi salah satu jembatan paling konkret antara kedua dunia tersebut. Aset finansial tradisional kini semakin memungkinkan untuk direpresentasikan secara on-chain, membuka peluang bagi investor kripto maupun institusi perbankan saat ini untuk berinteraksi serta bertransaksi dalam ekosistem yang sama.

“Ketika aset tradisional mulai masuk ke blockchain, batas antara traditional finance dan kripto menjadi semakin tipis. Ini membuka peluang yang besar, tetapi juga membutuhkan kepercayaan, regulasi, dan infrastruktur yang mampu menghubungkan kedua ekosistem tersebut,” ujar William pada acara Coinfest Asia 2026 di Bali (21/06).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perubahan tersebut juga terlihat dari profil investor yang semakin matang. Jika sebelumnya kripto banyak diasosiasikan dengan spekulasi dan pergerakan pasar jangka pendek, kini semakin banyak investor dengan pemahaman yang lebih baik, serta banyak institusi melihatnya sebagai bagian dari pilihan investasi yang lebih luas.

Di tengah meningkatnya keterlibatan institusi, William juga menilai regulasi tetap menjadi elemen fundamental bagi perlindungan konsumen dan kepercayaan pasar. Ia juga melihat bahwa laju perkembangan industri kripto berlangsung lebih cepat dibandingkan sistem keuangan tradisional.

“Kripto dan blockchain pada dasarnya merupakan playground yang besar bagi inovasi di sektor finansial. Ruang inilah yang menjadi salah satu alasan industri ini bisa berkembang begitu cepat. Karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan agar regulasi tetap memberikan perlindungan, sekaligus memberi ruang bagi pengembangan produk dan layanan baru secara terarah,” jelasnya.

Keseimbangan tersebut juga menjadi penting bagi daya saing pelaku industri lokal. William melihat platform domestik perlu tetap memiliki ruang untuk mengembangkan produk yang relevan, terutama ketika berhadapan dengan platform offshore yang memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menghadirkan inovasi baru.

Selain regulasi, William menilai likuiditas juga selalu menjadi dasar penting bagi pertumbuhan pasar domestik. Menurutnya, salah satu tugas utama industri adalah membuat perpindahan antara mata uang fiat dan aset kripto semakin mudah, sekaligus membangun infrastruktur dan pengalaman pengguna yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Stablecoin juga dinilai akan memainkan peran semakin besar sebagai penghubung antara sistem keuangan konvensional dan ekonomi on-chain, terutama karena memberikan jalur yang lebih familiar bagi pengguna untuk masuk ke ekosistem aset digital.

“Yang paling penting ke depan adalah bagaimana kita membangun likuiditas, user experience (UX), dan infrastruktur yang semakin baik. Dengan teknologi yang terus berkembang, sekarang tantangannya adalah membuat ekosistem kripto semakin mudah diakses dan relevan bagi lebih banyak orang,” tambahnya.

William juga menekankan bahwa prinsip dasar blockchain tetap berkaitan dengan sovereignty atau kemampuan individu untuk memiliki kontrol lebih besar terhadap asetnya. Karena itu, edukasi menjadi penting agar semakin banyak masyarakat dapat memahami bukan hanya potensi investasi, tetapi juga cara kerja dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi tersebut secara bijak.

Pandangan tersebut juga tercermin dalam upaya INDODAX menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperluas akses, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna dan mendukung kebutuhan ekosistem yang terus berkembang.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, INDODAX turut mengumumkan dua pengembangan terbaru, yakni fitur gamifikasi DAX Rewards dan pembaharuan Trade API v2. DAX Rewards menghadirkan pengalaman gamifikasi bagi pengguna dengan berbagai hadiah menarik, sementara API Trading v2 dikembangkan untuk mendukung kebutuhan developer dan pengguna yang memanfaatkan sistem trading otomatis.

“Bagi kami, inovasi harus bisa dirasakan langsung oleh pengguna maupun developer. Melalui DAX Rewards dan pembaruan Trade API v2, kami ingin terus menghadirkan produk yang relevan sekaligus mendukung perkembangan ekosistem kripto Indonesia,” tutup William.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INDODAX Dorong Ekosistem Kripto Lebih Kompetitif lewat Compliance yang Kuat, Regulasi Adaptif, dan Inovasi Berkualitas
Direktorat Jenderal Pajak Bali Beri Apresiasi Atas Kepatuhan Pajak INDODAX di 2025
From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:34 WIB

INDODAX Soroti Keseimbangan Regulasi dan Inovasi dalam Perkembangan Kripto

Kamis, 18 Desember 2025 - 04:35 WIB

Direktorat Jenderal Pajak Bali Beri Apresiasi Atas Kepatuhan Pajak INDODAX di 2025

Selasa, 28 Maret 2023 - 23:38 WIB

From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Berita Terbaru

Sampang

Polsek Pangarengan, Kawal HUT RI Ke-81 Lomba Gerak Jalan

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:38 WIB