Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) “Madas Sedarah” menggelar halal bihalal dan Haul bujuk se-Madura kediaman Ketua Madas DPD Balompanggang Gersik H. Mat Yasin, di Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura. Dalam rangka Silaturahmi Idulfitri 1447 H/2026 M. “Senin 23 Maret 2026
Acara yang dikemas dengan Haul bujuk se-Madura dan halal bihalal oleh keluarga besar Madas se-Indonesia ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Bung Taufik , para Ketua DPD se-Indonesia, Ketua DPC, hingga ratusan pengurus dan anggota yang datang dari berbagai penjuru daerah serta pengurus Dari Makkah dan Lora Panglima Jaya serta pengusaha sukses Ibu Risma (Catering Mekkah) beserta suaminya.
Hadir pula para tokoh ulama KH. Ali Karrar Sanhaji yang memberikan suatu tausiyah dan tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Madulang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara ketua Ketua Umum Bung Taufik menyampaikan bahwa
ada hal istimewa dalam acara ini dan satu-satunya organisasi yang menyelenggarakan Haul Buju’ Semadura dengan sekitar 224 bujuk yang dikirim do’a. Langkah ini dinilai sebagai bentuk itikad mulia untuk merawat nilai-nilai luhur nenek moyang sekaligus menjadikan sejarah sebagai kompas pemersatu bagi generasi Madura masa kini,”ucap Bung Taufik,” Senin (23/03/26).
Taufik menekankan bahwa kekuatan utama Madas Sedarah terletak pada rasa senasib sepenanggungan.
“Kita harus terus memperkuat solidaritas. Jadikan wadah ini sebagai rumah besar yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat Madura, di mana pun mereka berada,” tegasnya.
Sementara itu ketua Madas DPD Balompanggang Gersik H. Mat Yasin juga menyampaikan banyak terimakasih kepada saudara atau sedarah yang telah hadir dalam acara Haul bujuk se-Madura ini. Kehadirannya dalam Haul bujuk ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada leluhur kita yang telah mewariskan nilai-nilai kehormatan, keberanian dan persaudaraan. Dan kita tidak boleh melupakan sejarah dan jati diri kita sebagai orang Madura yang menjunjung tinggi harga diri dan kebersamaan,”ungkapnya.
Ia juga menegaskan jangan sampai ada lagi pertikaian diantara kita dan jangan saling menjatuhkan. Kita ini sedarah, kita ini satu, dan jika kita bersatu kita kuat, tapi jika kita terpecah maka kita sendiri yang merugi,”tegasnya.
Kami berharap, mari kita budayakan etika yang baik, salin menghormati, saling menjaga dan saling menguat. Dan jadikan Madas Sedarah sebagai wadah persatuan, bukan perpecahan. Kita harus mempunyai memberikan manfaat, tidak hanya kelompok kita, tetapi juga untuk bangsa dan negara, khususnya masyarakat Madura,”harapnya.
Dan semoga kegiatan Haul ini menjadi kegiatan rutin tahunan nantinya untuk mempererat ukhuwah, memperkuat solidaritas dan menyatukan langkah kedepan.
Penulis : Red-Tim
Editor : Admin LM
Sumber Berita: Liputan Madura








