Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Iptu Iwan Suhadi S.H., Pimpin langsung Patroli Himbauan pemasangan benner Himbauan Kamtibmas menjelang bulan puasa 2026 bersama Pemerintah Kecamatan Pangarengan, di wakili Mansur, TNI Danporamil 0828/13 Pangarengan di wakili Serka Lary, dengan tujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pangarengan jelang dan saat memasuki bulan suci ramadhan 1447 H/ 2026.” Rabu 18 Februari 2026
Giat patroli jelang bulan ramadhan Kapolsek Pangarengan menekankan mari bersama-sama Ikut serta menjaga keamanan ketentraman selama bulan suci ramadhan kepada warga maupun anak-anak di jalan raya Pangarengan (Plasah). Jalan plasah merupakan lokasi yang kerap di jadikan ajang balap liar khususnya menjelang buka puasa dan jelang sahur. Secara tegas Kapolsek Pangarengan menyampaikan himbauan ” jangan sampai melakukan balap liar dan minum minuman keras”.
Juga Maraknya permainan tradisional Meriam Spertus, hingga adanya kejadian 2 anak di Sampang yang terkena luka bakar akibat permainan (Meriam spertus) hingga di larikan ke RSUD dr. Mohammad Zyn. ” senin 16 Februari 2026 lalu
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Maka dari itu Kapolsek Pangarengan, Polres Sampang, Polda Jatim memberikan Himbauan kepada orang tua dan anak bahayanya permainan ini bisa menimbulkan bahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain. maraknya permainan tradisional Meriam spertus pada saat menjelang bulan suci ramadhan pihaknya memberikan peringatan keras terhadap permainan meriam spirtus. Permainan rakitan yang menggunakan kaleng bekas atau paralon dan bahan bakar spirtus ini dinilai sangat berbahaya, meresahkan warga, dan mengganggu ketertiban umum.
Selain itu Kapolsek Pangarengan Iptu Iwan Suhadi S.H. memberikan Himbauan Kamtibmas memberikan rasa aman saat menunaikan ibadah puasa Pada Saat atau menjelang bulan Ramadhan, akan melaksanakan patroli rutin tentang Harkamtibmas bulan Suci ramadhan juga tentang bahaya permainan Meriam Spirtus (Dem Ceddem) yang marak di mainkan pada saat menjelang buka puasa.
Permainan Meriam ini mudah meledak karena bahan bakar spirtus yang mudah terbakar, seringkali menyambar pengguna atau orang di sekitarnya, bahkan dilaporkan memakan korban jiwa.
Aparat kepolisian setempat mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya menjelang Ramadhan. Edukasi mengenai bahaya api dan bahan bakar juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.
pesan kamtibmas dan memberikan himbauan untuk bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif jelang Ramadhan.” Tegasnya Rabu 18/2/26.
Lanjut Iwan, Sudah menjadi kewajiban dari setiap anggota untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat guna memberikan rasa nyaman dan aman, dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif jelang Ramadhan. ” Pungkasnya
Penulis : Red-Tim
Editor : Admin LM
Sumber Berita: Liputan Madura








