Cuaca Buruk Angin Kencang di Sertai Hujan Robohkan Rumah di Camplong

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Cuaca ekstrim di sertai angin kencang di kabupaten Sampang menimbulkan Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa bangunan dapur yang roboh akibat angin kencang saat hujan melanda wilayah tersebut, sekitar jam 17.15 WIB. peristiwa tragis terjadi di Dusun Rabesen Selatan, Desa Rabesen, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.” Jum’at 6 Maret 2026.

Muhammad Hosin, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, Kamis 5/3/26.ketika hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Camplong.

Korban diketahui bernama Musayyah (68), warga setempat. Ia meninggal dunia setelah dapur miliknya yang terbuat dari kayu dengan dinding anyaman bambu tiba-tiba ambruk dan menimpanya saat sedang memasak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada saat kejadian, korban sedang memasak untuk mempersiapkan buka puasa di dapur rumahnya. Namun karena hujan disertai angin kencang, bangunan dapur yang berbahan kayu dan dinding anyaman bambu tiba-tiba roboh dan menimpa korban.” Ucapnya Hosin

Menurutnya, pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, korban tidak dapat diselamatkan.

“Pihak keluarga sempat berupaya menolong korban yang tertimpa bangunan dapur tersebut, tetapi saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, bangunan dapur milik korban mengalami kerusakan berat. Sementara kerugian yang dialami keluarga korban berupa kerusakan bangunan dapur yang ambruk.

Hosin menambahkan, setelah menerima laporan kejadian, tim BPBD Kabupaten Sampang langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment serta pendataan.

Dalam penanganan peristiwa tersebut, sejumlah unsur turut terlibat di lapangan, di antaranya BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Camplong, Agisena BPBD Jawa Timur, serta TAGANA.
“Personel BPBD Kabupaten Sampang langsung melakukan assessment di lokasi kejadian dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan.” Pungkasnya

 

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Blusukan, Cak Jum Sahabat Rakyat Bantu Nenek Lansia Kurang Mampu (Marfuah) 
Demi Keselamatan Pelajar, Polsek Pangarengan Atur Lalin Pada Jam Masuk (Commander wish) 
Cak Jum Sahabat Rakyat Peduli Nenek Lansia Hidup Sebatangkara di Desa Gulbung
Respon Cepat Kamtibmas Mantap, Polsek Pangarengan Datangi TKP Warga Gulbung Tersengat Listrik Saat Bekerja
UPTD SDN Gunung Sekar 2 Raih Juara 4 dan Penghargaan Best Supporter, Mendapat Dukungan Penuh dari Wali Murid
Kodim 0828/Sampang Gelar Karya Bhakti Ciptakan Lingkungan Bersih, Sehat dan Aman
IGORNAS Sukses Gelar Pertandingan Olahraga Hardiknas Futsal Sampang 2026 Tingkat SDN Se Kabupaten
Kuatkan Tali Silaturahmi, Kapolsek Pangarengan Pimpin Halal Bihalal Purna Tugas Aiptu H. Riyanto
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:47 WIB

Blusukan, Cak Jum Sahabat Rakyat Bantu Nenek Lansia Kurang Mampu (Marfuah) 

Senin, 20 April 2026 - 03:19 WIB

Demi Keselamatan Pelajar, Polsek Pangarengan Atur Lalin Pada Jam Masuk (Commander wish) 

Minggu, 19 April 2026 - 12:49 WIB

Cak Jum Sahabat Rakyat Peduli Nenek Lansia Hidup Sebatangkara di Desa Gulbung

Jumat, 17 April 2026 - 13:12 WIB

UPTD SDN Gunung Sekar 2 Raih Juara 4 dan Penghargaan Best Supporter, Mendapat Dukungan Penuh dari Wali Murid

Jumat, 17 April 2026 - 02:17 WIB

Kodim 0828/Sampang Gelar Karya Bhakti Ciptakan Lingkungan Bersih, Sehat dan Aman

Berita Terbaru