Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Tim Petugas Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Pangarengan secara aktif turun langsung ke masyarakat (jemput bola) untuk melakukan pengecekan
edukasi, dan pemantauan kondisi gizi kesehatan ibu hamil, ibu menyusui dan Balita di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura.” Minggu 26 April 2026
Dalam kegiatan ini, petugas dari Puskesmas Pangarengan, yakni Hurun Nisak,Amd. Gz., Ahli gizi Puskesmas Pangarengan bersama Nurul fitriyani Amd. Keb., Bidan Desa Gulbung Dusun Berek Leke, dan Junainatul Hasanah sebagai kader Terbaik Posyandu Mawar Desa Gulbung Berek Leke, sasarannya dengan Jumlah sekitar 50 orang keluarga 3B (Bumil, Busui, Balita) ibu hamil, ibu menyusui dan balita Desa Gulbung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bidan dan petugas turun langsung memberikan edukasi dan Penyuluhan Hurun Nisak,Amd. Gz., Ahli gizi Puskesmas, bersama Nurul fitriyani Amd.Keb bidan desa gulbung berek leke, dan junainatul Hasanah sebagai kader “Posyandu Mawar” Gulbung Berek Leke.
Sementara, dr. Indah Nur Susanti, Kepala Puskesmas (Kapus) Pangarengan, melalui Hurun Nisak, Amd. Gz., Ahli gizi Puskesmas Pangarengan, Menyampaikan Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif, preventif, dan kuratif untuk memastikan ibu dan janin sehat.
Kegiatan aktif Petugas Kesehatan Puskesmas Pangarengan (bidan desa, dokter, perawat dan Kader Posyandu) melakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, dan pemantauan kondisi kehamilan (deteksi risiko tinggi) dengan Menekan angka resiko ibu dan bayi serta memastikan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup dan pemeriksaan yang rutin.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu hamil agar memiliki pengetahuan dan kesiapan yang cukup, sehingga dapat menjalani kehamilan dengan sehat serta melahirkan bayi yang sehat pula.” Ujarnya Hurun Nisak, Amd. Gz., yang akrab di sapa (Ibu Anis) Sabtu (25/4)
Selain itu, Puskesmas Pangarengan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui dan balita dalam edukatif dan penyuluhan seperti ini guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.” Pungkasnya
Penulis : Red-Tim
Editor : Admin LM
Sumber Berita: Liputan Madura








