Aktivis GAWAT Kritik Perbaikan Jalan Poros Kabupaten Tambelangan–Kotah

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (SAMPANG) – Perbaikan secara mandiri jalan poros Kabupaten Sampang yang menghubungkan ruas jalan Tambelangan–Kotah, tepatnya di Desa Samaran, menuai kritik dari sejumlah kalangan.” Rabu 29 April 2026

Proyek yang seharusnya memperbaiki akses warga justru dinilai menimbulkan persoalan baru karena diduga dilakukan tanpa koordinasi yang memadai dengan instansi terkait.

Aktivis Gabungan Wartawan dan Aktivis Tambelangan (GAWAT) M. Tohir, menyoroti pentingnya koordinasi dalam setiap pembangunan jalan kabupaten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, proyek tersebut semestinya melibatkan dinas teknis agar kualitas dan standar pengerjaan terjamin.

“Membangun jalan perlu adanya koordinasi dengan dinas terkait karena ini jalan kabupaten. Paling tidak teknis dan kualitasnya harus diperhatikan,” ujarnya.”senin(28/4)

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan tanpa perencanaan matang berpotensi mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

Selain itu, penggunaan jalan untuk kegiatan di luar fungsi lalu lintas, termasuk perbaikan mandiri, seharusnya melalui izin resmi guna menjamin keselamatan dan kepentingan umum.

Kritik serupa disampaikan anggota GAWAT lainnya, Zainal. Ia menilai kondisi jalan yang dikerjakan justru memburuk.

“Bukannya bagus, jalan tersebut malah menjadi rusak karena perencanaannya kurang matang,” katanya.

Zainal mendesak pemerintah Desa, Kecamatan, hingga kabupaten untuk segera turun tangan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Sejumlah pihak menilai, meskipun tujuan pembangunan adalah memperbaiki infrastruktur, pelaksanaan tanpa koordinasi dengan pihak berwenang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban lalu lintas.

Selain itu, tindakan tersebut juga dapat memicu persoalan hukum dan sosial di tengah masyarakat.

Dalam konteks kewenangan, penyelenggaraan jalan kabupaten berada di bawah otoritas pemerintah daerah melalui instansi terkait.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang. Siti Muatifah saat di konfirmasi tim GAWAT (Gabungan Aktivis dan Wartawan Tambelangan) melalui Chat WhatAap belum di jawab, Hingga berita ini tayang

Penulis : Moh. Tohir

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ungkapan Rasa Syukur Keluarga Mohdy Alvaro Gelar Tasyakuran 7 Bulan Kehamilan
Perkuat Sinergi dengan Wartawan, Polsek Tambelangan Bangun Forum Komunikasi
Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-81 Karang Taruna Pangarengan Gelar Pornama e’ Pangarengan Jilid II
Dekorasi Nobar Ari Sampang Da8 Super Megah, Bentuk Dukungan Penuh “ARI STAR ” 
Nama Penggemar “Ari Sampang DA8” Segera di Resmikan
H. Mat Yasin Serahkan Bantuan 25 Juta Kepada Anak Yatim di Omben
Iptu Nur Fajri Alim Terima Reward, Berhasil Ungkap Kasus Asusila 27 Tersangka dan Curanmor 31 TKP
H. Slamet Junaidi, Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0828/Sampang, Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:21 WIB

Ungkapan Rasa Syukur Keluarga Mohdy Alvaro Gelar Tasyakuran 7 Bulan Kehamilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:10 WIB

Perkuat Sinergi dengan Wartawan, Polsek Tambelangan Bangun Forum Komunikasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:28 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-81 Karang Taruna Pangarengan Gelar Pornama e’ Pangarengan Jilid II

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:32 WIB

Dekorasi Nobar Ari Sampang Da8 Super Megah, Bentuk Dukungan Penuh “ARI STAR ” 

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:49 WIB

Nama Penggemar “Ari Sampang DA8” Segera di Resmikan

Berita Terbaru