INDODAX Hadirkan Tokenized Stocks, Perluas Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Jakarta) – INDODAX menghadirkan tujuh aset tokenized stocks sebagai bagian dari upaya memperluas akses investor Indonesia terhadap eksposur saham global melalui teknologi blockchain. Langkah ini menjadi bagian dari inovasi dalam menghadirkan alternatif instrumen investasi bagi para member, seiring dengan semakin berkembangnya integrasi antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem aset digital yang semakin terbuka bagi investor ritel.” Rabu 15 April 2026

Adapun tujuh aset yang akan tersedia di INDODAX merepresentasikan saham perusahaan global, yaitu Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX), yang berjalan di jaringan Solana.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, mengatakan bahwa kehadiran tokenized stocks mencerminkan tren global dalam menjembatani akses antara pasar keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui tokenized stocks, kami melihat adanya pergeseran cara investor mengakses aset global menjadi lebih terbuka dan fleksibel. Ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga bagaimana teknologi blockchain dapat menyederhanakan proses yang sebelumnya lebih kompleks. Namun, pemahaman terhadap mekanisme dan risiko tetap menjadi hal penting agar investor dapat mengambil keputusan secara bijak,” ujar Antony.

Tokenized stocks merupakan aset digital yang nilainya dipatok (pegged) dengan rasio 1:1 terhadap harga saham perusahaan di pasar modal tradisional. Melalui skema ini, investor dapat membeli saham global dalam bentuk token yang diperdagangkan di jaringan blockchain, tanpa harus melalui mekanisme pembukaan akun broker internasional secara konvensional.

Dibandingkan dengan perdagangan saham tradisional, tokenized stocks memungkinkan kepemilikan dalam jumlah fraksional, sehingga investor dapat mengakses aset dalam unit yang lebih kecil. Selain itu, perdagangan dapat berlangsung selama 24 jam penuh tanpa henti, berbeda dengan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas.

Aset ini juga memberikan kemudahan dalam mengakses pasar global, karena investor tidak perlu melalui proses pembukaan akun broker internasional yang relatif lebih kompleks. Dari sisi efisiensi transaksi, sistem berbasis blockchain memungkinkan proses transaksi dapat diselesaikan secara real-time dan dapat ditarik kapan saja tanpa hambatan.

Meski demikian, perbedaan karakteristik antara pasar kripto yang berjalan 24/7 dan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas dapat menyebabkan adanya selisih harga pada waktu tertentu, sehingga pemahaman terhadap mekanisme instrumen tetap menjadi hal penting bagi investor.

Bagi para member INDODAX, jadwal perdagangan aset ini akan dimulai dengan open deposit pada 9 April 2026 pukul 14.00 WIB, diikuti open trading pada 16 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Ke depan, INDODAX menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara menghadirkan inovasi dengan penguatan edukasi, seiring dengan semakin berkembangnya variasi instrumen di industri aset digital. Upaya ini diharapkan dapat mendorong ekosistem yang lebih transparan, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh member.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Penegakan Hukum Pidana dari Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UI
Rally Kripto Dipicu Tol Bitcoin, INDODAX Soroti Dampaknya pada Ekonomi Global
Bulan Literasi Kripto 2026 Resmi Digelar, CEO INDODAX Soroti Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital
Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Soroti Peran Strategis Industri terhadap Negara
Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
Kecelakaan Lalu Lintas Menurun Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar
INDODAX Tegaskan Posisi sebagai Platform Kripto Terpercaya Lewat Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026
Bitcoin Ungguli Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global, INDODAX Sebut Kripto Jadi Sorotan Investor
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:06 WIB

Pentingnya Penegakan Hukum Pidana dari Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UI

Rabu, 15 April 2026 - 08:48 WIB

INDODAX Hadirkan Tokenized Stocks, Perluas Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain

Rabu, 15 April 2026 - 05:52 WIB

Rally Kripto Dipicu Tol Bitcoin, INDODAX Soroti Dampaknya pada Ekonomi Global

Jumat, 10 April 2026 - 07:03 WIB

Bulan Literasi Kripto 2026 Resmi Digelar, CEO INDODAX Soroti Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital

Kamis, 9 April 2026 - 07:06 WIB

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Soroti Peran Strategis Industri terhadap Negara

Berita Terbaru

Surabaya

Polda Jatim Razia THM Surabaya, 106 Pengunjung Dites Urine

Sabtu, 11 Apr 2026 - 07:03 WIB