Ancam Etika Jurnalistik, Wahyudi El Panggabean Minta Pemred Hindari Praktik Clickbait yang Merugikan Publik

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (PEKANBARU) — Praktik pembuatan judul jebakan atau clickbait kini dinilai semakin meresahkan dan berpotensi merugikan publik akibat maraknya disinformasi.” Senin 6 Juli 2026

Menanggapi fenomena tersebut, Direktur Utama Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, MH., MT.BNSP., C.PCT, menegaskan, tindakan mengelabui pembaca lewat judul yang bombastis dan tidak selaras dengan isi berita harus segera dihentikan demi menjaga integritas pers nasional.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Wahyudi di hadapan para pemimpin redaksi (pemred) media dalam sebuah pertemuan strategis yang berlangsung di kediamannya, Kota Pekanbaru, pada Selasa (5/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi interaktif itu, ia membedah dampak buruk digitalisasi yang kerap mengorbankan kualitas demi mengejar jumlah kunjungan situs web semata.

“Kita tidak boleh menjebak masyarakat demi mengejar traffic atau jumlah klik. Clickbait adalah bentuk manipulasi informasi yang jelas-jelas bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), karena pers berkewajiban menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak beriktikad buruk,” ujar Wahyudi di hadapan para pemred.

Menurut Wahyudi, clickbait bekerja dengan cara mengeksploitasi rasa penasaran publik melalui judul yang dilebih-lebihkan, namun saat tautan tersebut dibuka, konten di dalamnya sama sekali tidak memberikan jawaban yang sepadan.

“Tindakan clickbait, adalah bentuk pelanggaran moral profesional karena mencederai fungsi pers sebagai pilar edukasi dan penyampai kebenaran kepada khalayak luas,” kata Wahyudi.

Saat ditanya mengenai dampak sosial dari tren negatif ini, sang Master Trainer tersebut menjelaskan bahwa penyesatan informasi secara masif dapat memicu kepanikan, salah paham, hingga merusak kredibilitas institusi media itu sendiri.

“Ketika kepercayaan publik terhadap media runtuh_akibat sering merasa tertipu oleh judul_maka ruang informasi masyarakat akan mudah disusupi oleh berita bohong (hoax),” kata Wahyudi.

Meski secara hukum formal clickbait belum dikategorikan sebagai tindakan kriminalitas, atau kejahatan pidana murni, jelasnya praktik clickbait adalah ‘kejahatan moral’ yang sangat merugikan hak publik untuk mendapatkan informasi yang jujur.

“Pers yang sehat harus dibangun di atas fondasi kepercayaan, bukan di atas tipu daya judul yang provokatif,” tambahnya dengan nada tinggi,” tegas Wahyudi.

Melalui pertemuan tersebut, Wahyudi selaku Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan PJC, secara resmi mengimbau seluruh pemimpin redaksi untuk memperketat kebijakan penyuntingan dan kembali pada khittah jurnalistik yang patuh pada regulasi.

“Kita berharap media massa di Riau dan Indonesia pada umumnya dapat menjadi benteng kebenaran yang mengedepankan kualitas isi daripada sekadar sensasi visual demi keuntungan ekonomi sesaat,” kata penulis buku-buku jurnalistik itu.

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wahyudi El Panggabean : Investigasi Jurnalis, Butuh Kecerdasan & Kualitas Berfikir Wartawan  
Wahyudi El Panggabean Imbau Insan Pers Nasional Segera Adaptasi AI dan Perkuat Kompetensi
Wahyudi El Panggabean Appresiasi Journalist Capabality Building Tanoto Foundation
Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali
Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari
Wahyudi El Panggabean Minta Pers Hormati Proses Pengadilan Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Riau, Abdul Wahid
Kapolri Ungkap Peran Pemerintah Jaga Perdamaian dan Ekonomi di Tengah Konflik Global
Ramadhan: Bersih Hati, Tegak Hukum, Hapus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 03:09 WIB

Ancam Etika Jurnalistik, Wahyudi El Panggabean Minta Pemred Hindari Praktik Clickbait yang Merugikan Publik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 03:38 WIB

Wahyudi El Panggabean : Investigasi Jurnalis, Butuh Kecerdasan & Kualitas Berfikir Wartawan  

Kamis, 2 Juli 2026 - 01:46 WIB

Wahyudi El Panggabean Imbau Insan Pers Nasional Segera Adaptasi AI dan Perkuat Kompetensi

Kamis, 30 April 2026 - 06:29 WIB

Wahyudi El Panggabean Appresiasi Journalist Capabality Building Tanoto Foundation

Rabu, 22 April 2026 - 13:38 WIB

Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali

Berita Terbaru