Baru Ambil Uang di ATM 23 Juta, Hamimuddin Jadi Korban Penjambretan di Sampang

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Hamiduddin, warga Dusun Tarjen, Desa Rabesan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. menjadi korban tindak kejahatan jambret usai mengambil uang tunai dari mesin ATM. Akibat peristiwa tersebut, korban harus kehilangan uang sebesar Rp23 juta yang rencananya akan digunakan untuk membangun rumah raib.” Sabtu 20 Desember 2025

Peristiwa penjambretan itu terjadi pada siang hari saat korban dalam perjalanan pulang setelah mengambil uang di Bank BCA Cabang Sampang.

Menurut keterangan Hasani, yang merupakan ipar korban, Hamiduddin sebelumnya mengambil uang tunai sebesar Rp23 juta dari ATM Bank BCA Sampang. Uang tersebut disimpan korban sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor menuju rumahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak keluar dari bank, korban sudah merasa dibuntuti oleh orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah hitam,” ujar Hasani.

Aksi penjambretan terjadi saat korban melintas di wilayah Pasar Kedungdung tepatnya di Dusun Juabuk, Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung. Pelaku secara tiba-tiba menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya. “Korban ditendang sampai jatuh, motornya rusak, lalu uangnya langsung diambil oleh pelaku,” ungkap Hasani.

Setelah berhasil membawa kabur uang korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah yang belum diketahui.

Akibat kejadian tersebut, Hamiduddin mengalami luka-luka di bagian tangan dan tubuh. Korban kemudian dilarikan ke (Sangkal Putung) pengobatan tradisional patah tulang dan cedera otot/tulang lainnya, untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut akibat cedera yang dialaminya.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Kedungdung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan dan korban sedang dimintai keterangan oleh Kapolsek Kedungdung,” tambah Hasani.

 

Penulis : Red-Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Resmikan Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Camat Sampang Bersama Danramil 01/Sampang : Rayakan Hari Bhayangkara ke-80 tahun
Masyarakat Rabesen Camplong Gelar Haul Akbar Para Guru dan Sesepuh Muslimin dan Muslimat
Sertijab Kapolsek Jrengik AKP Achmad Zainuddin Resmi Gantikan AKP Sunarno
DPAC MADAS Camplong Bantu Warga Berobat, Mengalami Penyakit Lumpuh Sejak Lama
Masjid Al-Maa’un Selong Permai Salurkan 262 Santunan Anak Yatim 2026
Presiden Prabowo Subianto : Ingatkan Pemerintah Daerah Sampang, Wajib Menjaga dan Manfaatkan Jalan Daerah Kedungdung – Bringkoning
Moh. Kosim Ingin Memajukan Desanya, Niat Bakal Nyalon Kepala Desa Madupat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:30 WIB

Polres Sampang Resmikan Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:33 WIB

Camat Sampang Bersama Danramil 01/Sampang : Rayakan Hari Bhayangkara ke-80 tahun

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:57 WIB

Sertijab Kapolsek Jrengik AKP Achmad Zainuddin Resmi Gantikan AKP Sunarno

Senin, 29 Juni 2026 - 07:14 WIB

DPAC MADAS Camplong Bantu Warga Berobat, Mengalami Penyakit Lumpuh Sejak Lama

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:21 WIB

Masjid Al-Maa’un Selong Permai Salurkan 262 Santunan Anak Yatim 2026

Berita Terbaru