Mengaku Dirampok Terbongkar, Warga Kedungdung Akui Beri Keterangan Palsu ke Polisi

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmadura.com (Sampang) Jawa Timur – Drama begal yang sempat menghebohkan publik Sampang akhirnya runtuh dan terbukti tak lebih dari sandiwara murahan. Hamiduddin, warga Dusun Tarjen, Desa Rabesan, Kecamatan Kadungdung, yang sebelumnya mengaku menjadi korban pembegalan usai menarik uang tunai dari mesin ATM, justru terungkap sebagai aktor utama laporan palsu yang ia ciptakan sendiri.

Dalam pengakuan awalnya, Hamiduddin mengklaim kehilangan uang sebesar Rp 23 juta yang disebut-sebut akan digunakan untuk membangun rumah. Cerita pilu tersebut sempat menyulut empati publik, menghiasi pemberitaan, dan membuat aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki dugaan tindak kriminal yang belakangan diketahui tidak pernah terjadi.

Hasil penyelidikan polisi membongkar kebohongan tersebut secara telanjang. Tidak ditemukan satu pun indikasi pembegalan, nihil saksi yang menguatkan, serta alur kejadian yang disampaikan Hamiduddin sarat kejanggalan. Setelah dilakukan pendalaman, polisi memastikan bahwa laporan tersebut direkayasa secara sadar dan sengaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan laporan tersebut tidak sesuai fakta.

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, kami tidak menemukan adanya peristiwa pembegalan sebagaimana yang dilaporkan. Yang bersangkutan mengakui bahwa kejadian tersebut direkayasa. Ini murni laporan palsu,” tegas Fajri Kasat Reskrim Polres Sampang.

Motif di balik kebohongan itu pun terbilang memalukan. Hamiduddin diketahui menerima kiriman uang dari kerabatnya di luar negeri. Namun, demi menutupi asal-usul dana tersebut dari keluarganya, ia memilih jalan pintas yang keliru dengan mengarang cerita kriminal dan melaporkannya sebagai tindak pidana.

Akibat perbuatannya, Hamiduddin tidak hanya mempermainkan institusi Polri, tetapi juga menyeret wartawan serta publik ke dalam pusaran informasi bohong. Waktu dan energi aparat 5a, sementara kejahatan nyata di tengah masyarakat justru membutuhkan perhatian serius.

Iptu Nur Fajri menegaskan bahwa laporan palsu bukan perkara sepele dan memiliki konsekuensi hukum serius.

“Setiap laporan palsu akan kami tindak tegas. Perbuatan seperti ini menghambat tugas kepolisian dan merugikan masyarakat. Kami mengimbau agar masyarakat tidak main-main dalam memberikan laporan,” ujarnya.

Secara hukum, Hamiduddin berpotensi dijerat Pasal 220 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang laporan palsu, dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan. Bahkan, apabila terbukti memberikan keterangan palsu dalam proses pemeriksaan, ia juga dapat dikenakan Pasal 242 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.

Kini, panggung sandiwara itu telah runtuh. Dari sosok yang semula tampil sebagai “korban kejahatan”, Hamiduddin justru berubah menjadi terlapor atas kebohongan yang ia ciptakan sendiri. Sebuah pelajaran pahit bahwa hukum tidak hanya memburu pelaku kriminal, tetapi juga mereka yang mempermainkan kebenaran demi kepentingan pribadi.” Pungkasnya di kutip Detik 24 jam. id

 

 

 

 

 

Penulis : Tim

Editor : Admin LM

Sumber Berita: Liputan Madura

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel liputanmadura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mohdi Alvaro Ucap Syukur di Karuniai Anak Pertama Baby Boy Lahir dengan Selamat
Sebagai Bentuk Rasa Syukur Panitia Kegiatan Kecamatan Pangarengan Gelar Tasyakuran dan Rapat Penutupan Semarak HUT RI Ke-81
TNI 0828/13 Pangarengan Pengamanan JJS Puncak Kegiatan HUT RI Ke-81
Puncak Peringatan HUT RI Ke-81 Forkopimcam Pangarengan Gelar Jalan Jalan Sehat
Perkuat Solidaritas Aliansi Wartawan Sampang Gelar Silaturahmi dan Ngopi Bareng (NGOBAR) Jurnalis Se-kabupaten Sampang
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto Gelar Silaturahmi dan Coffe Morning Bersama Media, LSM, Mahasiswa, Sabuk Kamtibmas dan Ojol Se-kabupaten Sampang Sekaligus Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Warga Krampon Kompak Bersholawat Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Krampon Timur Dikediamannya Aba Misdin 
Kompak Forkopimcam Pangarengan Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Jamik Pangarengan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:58 WIB

Mohdi Alvaro Ucap Syukur di Karuniai Anak Pertama Baby Boy Lahir dengan Selamat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Sebagai Bentuk Rasa Syukur Panitia Kegiatan Kecamatan Pangarengan Gelar Tasyakuran dan Rapat Penutupan Semarak HUT RI Ke-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 02:28 WIB

Puncak Peringatan HUT RI Ke-81 Forkopimcam Pangarengan Gelar Jalan Jalan Sehat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:42 WIB

Perkuat Solidaritas Aliansi Wartawan Sampang Gelar Silaturahmi dan Ngopi Bareng (NGOBAR) Jurnalis Se-kabupaten Sampang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:34 WIB

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto Gelar Silaturahmi dan Coffe Morning Bersama Media, LSM, Mahasiswa, Sabuk Kamtibmas dan Ojol Se-kabupaten Sampang Sekaligus Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Berita Terbaru